PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) akan segera membangun apartemen Grand Kuningan, Jakata Selatan ahir tahun ini. Pembangunan tersebut diperkirakan menelan anggaran sebesar Rp600 miliar. Dana pembangunan tersebut berasal dari pinjaman salah satu Bank pemerintah dengan jaminan sebidang tanah. Selain itu WIKA juga telah mendapatkan kontrak kerja dengan PT Angkasa Pura I untuk membangun hotel dan property di Bali.
Hingga pertengahan tahun 2011, total aset yang dimiliki WIKA sebesar Rp6,495 triliun dengan equity sebesar Rp1,96 triliun. Pada semester pertama 2011, WIKA berhasil meraup laba bersih sebesar Rp141 miliar, naik hanya Rp200 juta dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2010. Dengan laba EPS sebesar Rp48,4 WIKA dapat memberikan tingkat ROE sebesar 13,91% dan ROA sebesar 4,34%. Jika dilihat dari harga sahamnya, dengan PER sebesar 12,19x saham WIKA termasuk murah dibandingkan dengan saham sejenis.
Dijual dengan harga Rp600 per lembarnya, hari ini WIKA menguat 80 poin (9/9). Indikator stochastic memberikan sinyal rebound setelah anjlok sejak ahir Juni lalu. Memotongnya garis %K keatas garis %D, menandakan terbentuknya golden cross. Begitu juga dengan MACD, dimana penguatan trend didorong oleh histogram negatif beralih menjadi positif.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memprediksikan bahwa WIKA masih akan menguat. Melihat kinerja perseroan yang ekspansif, membuat tingkat investasi WIKA menjadi tinggi. Dengan support pada level 560 dan resistance di 625 disarankan untung buy.
No comments:
Post a Comment