Thursday, September 29, 2011

Didowngrade Sekuritas Asing, BUMI Tertekan Aksi Jual

Kamis, 29 September 2011 15.28 WIB


PT Bumi Resources Tbk (BUMI) anjlok setelah didowngrade oleh salah satu sekuritas asing. CLSA Asia-Pasifik adalah sekuritas asing yang dimaksud telah menurunkan rekomendasi saham milik grup Bakrie ini dari buy menjadi underperform. Keputusan ini disebabkan oleh kemajuan deleveraging perseroan lebih lambat dari yang diharapkan. Dengan tekanan sentimen negatif tersebut, kemungkinan saham-saham Bakrie lainnya juga ikut terseret mengingat BUMI adalah leading indikator bagi grupnya.

Melihat kinerja BUMI sepanjang tahun 2011, dibandingkan tahun 2010 aset perseroan naik hanya Rp800 miliar pada semester pertama 2011 menjadi Rp99,8 triliun. Laba bersih pun kembali turun menjadi Rp5,94  dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6 triliun. Dengan penurunan tersebut berdampak kepada berkurangnya tingkat ROE dari 15,06% menjadi 10,74% dan ROA dari 6,06% menjadi 5,95%.

Turun 105 poin sejak pembukaan pagi ini, BUMI dijual pada harga Rp1.920 per lembarnya (29/9). Terus mengalami penurunan sejak pertengahan tahun 2011, BUMI saat ini berada di level terendahnya sepanjang tahun ini. Baik indikator stochastic maupun MACD memberikan sinyal bearis, dimana trend terus turun walaupu sudah berada pada area oversoldnya.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting berpendapa bahwa BUMI akan terus tertekan karena aksi jual pasca penurunan grade tersebut. Melihat kinerja keuangan selama beberapa tahun terahir pun menggambarkan bahwa kinerja BUMI underperform. Dengan support berada pada level 1.800 dan resistance di 2.250 disarankan untuk sell.

No comments: