PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) optimis pada tahun 2012 nanti penjualan perseroan akan naik hingga 20%. Pasalnya saat ini RALS terus melakukan ekspansi gerai agar dapat mendongkrak penjualan. Seperti diungkap oleh Direktur RALS Setyadi Surya dimana perseroan yakin tahun ini penjualan RALS mencapai Rp6,85 triliun atau naik 14,2% dari tahun lalu yang hanya Rp6 triliun.
Setyadi juga menyampaikan bahwa hingga bulan Agustus 2011, penjualan RALS sudah mencapai Rp4,88 triliun. Untuk bulan Agustus saja penjualannya mencapai Rp1,53 triliun atau berkontribusi sebesar 31,35%. Menurut kabar yang beredar, RALS juga akan membuka delapan gerai departemen store pada semester kedua 2012 yang akan tersebar di Jawa, Sumatera, dan di sebagian wilayah timur. Pembangunan tersebut ditaksir bernilai Rp25 – Rp35 miliar yang akan diperoleh dari dana intermal.
Ditransaksikan pada level 690, RALS turun 10 poin dari pembukaan hari ini (29/9). Indikator stochastic memberikan sinyal bearish yang cukup kuat, dimana garis %K masih berada dibawah garis %D dan belum ada tanda-tanda rebound. Begitu pula dengan indikator MACD dimana downtrend garis MACD didukung oleh histogram negatif yang memanjang. Sedangkan dalam jangkan panjang, trend bearish masih kuat dimana EMA 50 masih bergerak menjauhi EMA 200 dibawah.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting berpendapat bahwa RALS masih akan flat dengan kecenderungan downtrend. Kinerja keuangan yang underperform membuat pertumbuhan RALS tidak agresif. Dengan support pada level 620 dan resistance 800 disarankan untuk sell on high.
No comments:
Post a Comment