Wednesday, August 24, 2011

Trikomsel Cetak Laba Bersih Rp 120,9 Miliar

PT Trikomsel Oke Tbk telah membukukan laba bersih pada Quarter 2 2011 sebesar Rp 120,9 miliar, dimana terjadi peningkatan sebesar 45,4% dari Rp 83,20 miliar pada semester pertama 2010.

Masih belum puas dengan hal tersebut, dimana selama ini TRIO sudah cukup kuat dalam bisnis penjualan telepon seluler, TRIO memperlebar cakupan bisnisnya. Pemilik jaringan gerai Okeshop ini resmi menjadi distributor produk-produk Hewlett-Packard (HP) di seluruh Indonesia. Perseroan dan HP sudah meneken perjanjian kerjasama tersebut, kemarin (23/8).

Presiden Direktur TRIO, Sugiono Wiyono Sugialam, optimis produk-produk HP akan menjadi bagian penting dalam penjualan perseroan. Menurutnya, penjualan produk-produk HP ini pada akhirnya diharapkan dapat memberikan pertumbuhan penjualan dan pelayanan yang baik kepada pelanggan Trikomsel.

"Sesuai visi kami, penjualan produk HP ini sebagai langkah untuk terus melakukan ekspansi bisnis dalam penjualan produk-produk teknologi," ujar Sugiono, dalam keterbukaan informasi BEI, kemarin (24/8/2011). "Dengan ekspansi bisnis yang terus dilakukan dalam hal diversifikasi produk yang dijual diharapkan bisa memberikan pertumbuhan yang terus berlanjut di tahun-tahun mendatang," imbuh Sugiono.  “Kita proyeksikan sampai akhir tahun ini Rp6,3 triliun. Sampi bulan Juli akhir diketahui bertambah Rp600 miliar, jadi dari 1 Juli hingga Agustus optimistis bisa kita tutup Rp1,3 triliun,” paparnya lebih lanjut.

Pada kesempatan itu pula, Direktur Corporate Service & Treasury, Juliana Samudro, mengatakan Trikomsel akan membuka gerai di luar Jakarta. “Kami akan membuka gerai baru di luar Jakarta, yang tidak crowded. Daerah Pulau Jawa masih memberikan potensi cukup baik. Juga di luar Jawa tentunya,” kata Juliana.

Dari sisi fundamental. Hampir semua indikator yang didapatkan dari laporan keuangan paruh pertama 2011 ini memberikan tanda positif terhadap kinerja TRIO daripada pesaing-pesaingnya di industry perdagangan retail. Dari sisi ROA dan ROE, TRIO masih unggul dengan  3.82% dan 13.35% berbanding RALS  yang memiliki ROA 1.96% dan ROE 2.90% serta ALFA dengan ROA1.44%, ROE 3.53%. Begitupula dengan nilai PER dari perusahaan-perusahaan ini. Dimana PER TRIO adalah sebesar 34.44x, jauh lebih kecil dibandingkan RALS 83.73x dan ALFA 113.21x

Dari analisa teknikal, indicator Ichimoku menunjukkan TRIO masih berada pada trend bullishnya. Indikator RSI smoothed menunjukkan bahwa TRIO mulai menuju daeah over sold, sehingga dalam jangka pendek terdapat potensi untuk melakukan rebound.Support dan resistancenya sendiri berada pada Rp. 790,00-Rp.840,00

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memprediksi TRIO akan semakin menguat dan memiliki prospek yang baik untuk investasi jangka panjang seiring dengan diversifikasi dan kinerjanya yang semakin baik. Direkomendasikan untuk buy on weakness pada daerah supportnya.

No comments: