Tuesday, August 23, 2011

Laba Bersih Naik 12%, INDF Belum Bertenaga Untuk Naik

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) berhasil mengantongi laba bersih sebesar Rp1,58 triliun pada semester pertama 2011 atau naik 12% dar periode sebelumnya. Laba bersih tersebut didorong oleh naiknya penjualan perseroan menjadi Rp21,84 triliun dimana sebelumnya hanya mencatat penjualan sebesar Rp18,12 triliun.

Kinerja perseroan yang terus tumbuh terlihat dari laba bersih yang terus naik dari tahun ke tahunnya. Namun pertumbuhan tersebut kurang agresif dibandingkan dengan perusahaan sejenis lainnya. Dimana ROE sebesar 11,07% dan ROA sebesar 6,03%, INDF tidak dapat memberikan return yang tinggi dibandingkan dengan kompetitornya. Namun jika dilihat dari harga saham, INDF masih memiliki harga yang murah dibandingkan dengan saham sejenis lainnya.

Selama tahun 2011 ini, perdagangan saham INDF di BEI cenderung mix. Naik 100 poin, INDF hari ini diperdagangkan pada level Rp7.400 per lembarnya (24/8). Indikator stochastic menunjukan bahwa trend INDF cenderung menurun, dimana garis %K memotong garis %D dari atas (death cross). Namun indikator MACD memberikan sinyal akan adanya reboun dimana pelemahan sejak awal Agustus kemarin tertahan oleh histogram negatif yang mulai memendek.

Analis Vibiz Research dari vibiz Consulting memprediksikan bahwa INDF masih akan mix dikisaran 7.000 – 7.800 dengan volume transaksi yang kecil. Namun dengan rilisnya data keuangan semester pertama, potensi penguatan besar. Untuk saham INDF disarkan wait and see hingga volume transaksi membesar.baca selengkapnya..

No comments: