Wednesday, November 23, 2011

Right Issue Tiga Proyek, ADHI Berpotensi Naik

Rabu, 23 November 2011 11:38 WIB


(Vibiznews – Stocks) -PT Adhi Karya Tbk (ADHI) berencana melakukan rights issue untuk membiayai tiga proyek, yaitu pembangunan dua pembangkit listrik dengan skema independent power producer (IPP) dan pembangunan Menara 100 lantai di kawasan pusat bisnis (CBD) Sudirman, Jakarta.

Right issue akan dilaksanakan setelah menyelesaikan proses pengalihan hak kepemilikan tanah di kawasan Sudirman dari Kementerian Keuangan. Akan dilakukan pula konversi lahan menjadi saham untuk menaikkan jumlah saham pemerintah. Nilai lahan yang akan dikonversi tersebut sekitar Rp 500 miliar. Saham pemerintah tidak akan terdilusi walaupun right issue telah dilakukan, tetap sebesar 51%.

Target pelaksanaan right issue adalah kuartal II tahun 2012. 30% Pendanaan berasal dari kas internal perusahaan dan 70% dari pinjaman perbankan. Pembangunan menara 100 lantai itu, membutuhkan dana sekitar Rp 2 triliun.

Dana hasil penawaran umum akan dialokasikan untuk membiayai proyek pembangunan pembangkit listrik dengan nilai investasi sebesar Rp 4,2 triliun. Sementara siasanya digunakan untuk penambahan modal di usaha konstruksi dan investasi di sektor properti dan infrastruktur.

Bagi investor perlu adanya perhatian yang cermat tentang kinerja ADHI sebelum keputusan  right issue ini. Kinerja ADHI cenderung turun dalam dua tahun terakhir. Pendapatan pada semester I tahun ini turun dari 1,86 menjadi 1,83 triliun. Tingkat ROE dan ROAnya pun lebih rendah dari kompetitornya, WIKA, yaitu sebesar 4,77% dan 0,73% dibanding 13,73 dan 3,98%. Namun, keputusan pendanaan proyek yang memiliki umur jangka panjang dengan dana right issue merupakan langkah yang tepat sehingga menjadikan ADHI menarik dijadikan pilihan.

Secara teknikal, ADHI berada pada posisi bearish dan berada pada masa oversoldnya. Dengan penurunan sejak minggu lalu, ADHI ditutup pada harga Rp 465,00 (22/11), turun 10 poin dari hari sebelumnya.

No comments: