Wednesday, November 23, 2011

Menangkan Megaproyek Infrastruktur, META Masih Akan Konsolidasi

Rabu, 23 November 2011 11:30 WIB


(Vibiznews-Stocks) PT Nusantara Infrastructure Tbk (META), telah mencatatkan kerugian bersih pada Q3 2011 sebesar 23,7 miliar, kurang baik dibandingkan periode yang sama di tahun 2010 yang hanya merugi sebesar 22,2 miliar.

Pada perdagangan hari ini, saham ini disebut-sebut akan melesat tinggi dikarenakan keberhasilannya memenangkan megaproyek infrastruktur di Surabaya serta adanya Grup Rajawali yang akan menambah kepemilikan di perusahaan ini. Secara fundamental, saham ini masih memiliki kinerja yang kurang memuaskan. Dari tingkat pengembalian, ROA maupoun ROE nya masih negative yakni masing-masing adalah sebesar -1.78% dan -3.15%. PERnya pun juga negative yakni sebesar -84.91x.

Hal ini jauh lebih buruk dibandingkan pesaing di industry sejenisnya seperti JSMR. JSMR memiliki ROA dan ROE masing-masing sebesar 6.92% dan 15.47% serta PER
sebesar 18.41x. Oleh karena itu, secara fundamental, perlu pertimbangan lebih matang jika ingin mengoleksi saham ini dalam jangka panjang.

Sejak menyentuh level tertingginya pada akhir Desember 2010 yakni pada level sekitar Rp. 340,00, saham ini mengalami penurunan secara terus menerus. Sejak bulan Agustus 2011 hingga saat ini, saham ini mengalami konsolidasi pada level support dan resistancenya di Rp.  185,00 – Rp. 219,00. Jika resistance ini tertembus, maka target harga berikutnya berada pada level Rp. 240,00. Indikator ichimoku juga mengindikasikan bahwa saham ini berada pada masa bearishnya. Dikarenakan tekanan jual yang belum begitu tinggi,serta fundamental yang belum terlalu mengesankan.

No comments: