Amaris Hotel memiliki 134 kamar, dengan tarif mulai Rp 350 ribu per kamar/malam, dan mereka optimis tingkat hunian hotel akan mencapai rata-rata 75%-85%. Dana investasi untuk pengerjaan konstruksi dan interior hotel diperkirakan sebesar Rp 53,7 miliar.
Amaris Hotel merupakan proyek yang dikelola PT Central Indah Palace, anak usaha dan 75% sahamnya dimilikiAPLN. Selain mempercepat operasi Hotel Amaris, perusahaan juga mempercepat beroperasinya hotel Pop di Bandung, Jawa Barat, yang mana akan mulai produktif pada minggu ketiga Desember 2011.
Secara teknikal, MACD menunjukkan bahwa saham ini berada pada trend bearishnya dengan histogram negative yang memanjang. Support dan resistancenya sendiri berada pada level Rp. 300,00- Rp. 320,00. Jika support ini tertembus, maka support berikutnya akan berada pada Rp. 270,00.
No comments:
Post a Comment