Proyek yang telah masuk antara lain proyek jembatan Tayan, di Kalimantan Barat dengan nilai mencapai Rp740 Miliar, Proyek Teluk Lamong dengan nilai Rp420 miliar, proyek Normalisasi Sungai Citarum senilai Rp118,2 miliar dan proyek normalisasi kali Pesanggrahan dengan nilai Rp281,8 miliar.
Selain itu perseroan mendapatkan kontrak untuk pengerjaan jalan Akses Gunung Putri senilai Rp118,2 miliar, pembangunan Terminal LPG Makasar senilai Rp221 miliar, serta pembangunan pipa minyak mentah Tampino-Plaju senilai Rp134,56 miliar.
Mengalami pelemahan dalam empat hari terahir, hari ini WIKA dibuka pada level 480 (25/11). Indikator stochastic memberikan sinyal bearish dimana trend turun ke kisaran 23%. Begitu juga dengan MACD dimana trend turun tertekan oleh histogram negatif yang terus memanjang. Sedangkang dalam trend tahunannya, WIKA cenderung bearish dimana candle stick bergerak dibawah EMA 200.
No comments:
Post a Comment