Tuesday, November 15, 2011

Bukukan Laba US$119,6 Juta, BLTA Berpotensi Menguat

Rabu, 16 November 2011 10:22 WIB


(Vibiznews-Stocks)  Membukukan kenaikan PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA), pada kuartal 3 2011 ini membukukan laba bersih sebesar US$119,6 juta, yang mana naik signifikan dari yang sebelumnya hanya Rp US$10,1 juta di tahun 2010 pada periode yang sama.

Menurut Direktur Keuangan BLTA,Kevin Wong, pada siaran pers selasa kemarin ( 15/11), kinerja tersebut didukung oleh meningkatnya tarif tambang pada sebagian besar segmen dan menurunnya biaya operasional kapal, serta beberapa item non-cash yang telah mengkompensasikan kenaikan biaya bahan bakar yang tinggi di kuartal III-2011. Ia menambhakan pula bahwa pendapatan usaha tercatat sebesar US$ 163,3 juta. Perseoran juga diuntungkan dari perbaikan tarif tamabnag tanker gas dan kimia yang terus membaik, serta ditopang oleh semakin kuatnya pasar segmen FPSO-FSO dan biaya operasi rendah.  "Perseroan telah menunjukkan ketahanan portofolio usahanya untuk kuartal ini," imbuhnya lebih lanjut.

Sementara laba kotor perseroan untuk sembilan bulan 2011 ini mengalami kenaikan secara marjinal sebesar US$0,2 juta dari US$27,7 juta pada kuartal sebelumnya menjadi US$27,9 juta pada kuartal ini. Total ekuitas juga tumbuh dari US$839,1juta pada kuartal II menjadi US$982,4juta pada kuartal III ini, sehingga meningkatkan rasio ekuitas terhadap total aktiva perseroan dari 28% menjadi 32%.

Untuk hutang bersih (interest bearing) pada kuartal III-2011, telah mengalami penurunan dibandingkan dengan Q2-2011, sehingga rasio hutang bersih pada ekuitas turun dari sekitar 2,25x di semester I-2011 menjadi 1,7x pada periode kuartal ketiga ini.

Secara teknikal,indikator ichimoku menunjukkan bahwa saham ini berada pada trend bearishnya dengan level support resistance pada Rp. 179,00-Rp.238,00. Sedangkan dari stochastic, saham ini sudah masuk ke area oversold, sehingga berpotensi untuk rebound dalam jangka pendek. Sampai perdagangan pukul 10.00 hari ini (16/11) , saham ini naik sebesar 12 poin atau sebesar 6,67% ke level harga Rp. 192,00.



Lihat Analisis Vibiz Research

No comments: