Pada hari Selasa, (11/10) PT Solusi Tunas Pratama Tbk resmi mencatatkan saham perdananya (listing) di Bursa Efek Indonesia dengan kode "SUPR". Jumlah saham yang dilepas ke publik melalui penawaran perdana adalah sebanyak 100 juta lembar saham atau 16,7% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
Dana hasil IPO rencananya sekitar 35% akan digunakan untuk pembiayaan investasi yang berkaitan dengan pembangunan menara dan penambahan sites telekomunikasi baru yang terutama berlokasi di Jabodetabek. Sementara 50% akan digunakan untuk mengakuisisi agar dapat memperluas kegiatan usaha hingga tahun 2013. Dan 15% untuk modal kerja Perseroan, antara lain untuk biaya operasional.
"Harga saham yang dibuka dan ditawarkan Rp 3400 per lembar saham diharapkan akan mendapatkan respons investor yang positif pada hari pertama perdagangannya," ujar Nobel Tanihaha, Direktur Utama STP dalam acara pencatatan saham perdana di BEI, Jakarta hari Selasa, (11/10).
Harga saham dibuka pada pukul 09.30 WIB hari Selasa, (11/10) untuk sesi pertama sebesar Rp 3400. Harga terendah pada posisi Rp 3400 dan harga tertinggi pada posisi Rp 3600. Total frekuensi sebanyak 7 kali dengan nilai transaksi Rp 654 juta.
Harga saham mengalami kenaikan Rp 300 dari harga saham perdana dengan nilai nominal saham Rp 100. Penjamin pelaksana emisi efek pada penawaran umum saham perdana ini adalah PT Ciptadana Securities.
Setelah IPO, komposisi pemegang saham STP menjadi 78,3% PT Kharisma Indah Ekaprima, 5% PT Titan Technology dan 16,7% Masyarakat.
"Dukungan dan sambutan yang diberikan oleh komunitas pasar modal di Indonesia hingga perseroan dapat mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia merupakan bukti kepercayaan kepada perseroan yang akan menjadi pendorong pertumbuhan dan penciptaan nilai tambah bagi seluruh stakeholder kami. Perseroan yakin dengan dukungan yang diberikan tersebut kinerja perseroan akan semakin baik di masa mendatang," ungkap Nobel Tanihaha di BEI, Jakarta pada hari Selasa, (11/10).
No comments:
Post a Comment