Tuesday, October 4, 2011

Krisis Hutang Yunani Makin Menghawatirkan, Asing Dominasi Aksi Taking Profit

Selasa, 04 Oktober 2011 17.07 WIB


Pelemahan bursa saham hari ini disebabkan adanya tekanan sentimen negatif bursa regional khususnya zona Eropa dan Amerika Serikat. Ketidak jelasan mengenai upaya penyelamatan krisis hutang Yunani, membuat para investor khawatir akan keamanan asetnya. Keluarnya dana asing dari Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak dua hari terahir, membuat para pemain lokal panik. Hingga sore ini asing mencatatkan net sell sebesar Rp293,3 miliar, dimana terdapat tiga perusahaan sekuritas asing yang melakukan aksi jual tertinggi:

Deutsche Securities Indonesia (DB) tercatat net sell sebesar Rp73,78 miliar dengan total beli sebesar Rp162,81 miliar dan total jual Rp236,59 miliar. Saham-saham yang paling banyak dijual oleh DB adalah PT United Tractor (UNTR) dengan net sell Rp46,1 miliar, PT Harum Energy (HRUM) dengan net sell Rp36,6 miliar dan PT Adaro Energy dengan net sell Rp32,1 miliar.

UBS Securities Indonesia (AK) tercatat net sell sebesar Rp65,85 miliar dengan total beli sebesar Rp97,58 miliar dan total jual Rp163,43 miliar. Saham-saham yang paling banyak dijual oleh AK adalah PT Bumi Resources (BUMI) dengan net sell Rp80,8 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dengan net sell Rp43,5 miliar dan PT Harum Energy (HRUM) dengan net sell Rp16,4 miliar.

Macquarie Capital Securities Indonesia (RX) tercatat net sell sebesar Rp54,14 miliar dengan total beli sebesar Rp128,16 miliar dan total jual Rp182,3 miliar. Saham-saham yang paling banyak dijual oleh RX adalah PT Bank Central Asia (BBCA) dengan net sell Rp31,5 miliar, PT Bank rakyat Indonesia dengan net sell Rp27,8 miliar dan PT Bank Mandiri dengan net sell Rp16,1 miliar.

No comments: