Menurut berita yang beredar terdeapat investor asing yang telah menjadi pemilik saham PT kmi Wire & Cable (KBLI). Kabar tersebut juga menjelaskan bahwa mitra strategis asing tersebut telah melakukan penawaran untuk menjadi pemegang mayoritas KLBI. Kabar tersebut memunculkan spekulasi bahwa KBLI berpotensi untuk menembus level Rp150-200 per lembarnya.
Dilihat melalui performa perseroan pada semester pertama 2011, dengan aset yang tumbuh 13,92% menjadi Rp673,6 miliar, laba bersih KBLI naik sebesar 15,7% menjadi Rp33,9 miliar dibandingkan periode yang sama tahun 2010. Namun kenaikan tersebut tertekan oleh total equity yang naik menjadi Rp324,6 miliar sehingga tingkat ROE turun dari 11,43% menjadi 10,45%. Sedangkan untuk ROA naik dari 5,01% menjadi 5,03% pada semester pertama 2011.
Sempat menembus level tertingginya pada pertengahan Mei lalu, sampai saat ini KBLI cenderung flat di kisaran 100 – 120 dengan volume yang sedikit (22/9). Indikator stochastic menunjukan adanya penguatan setelah awal minggu ini rebound di area oversoldnya. Begitu juga dengan indikator MACD yang mengeuat namun masih terbatas dimana MACD-line bergerak keatas trigger-line namun masih lemah.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa KBLI akan menguat terbatas secara teknikal. Namun diproyeksikan bahwa pergerakan masih cenderung sepi di level 100 – 120. Demgan level support-resistance tersebut disarankan untuk wait and see hingga KBLI kembali menemukan trend nya.
No comments:
Post a Comment