Monday, September 26, 2011

CPIN Dapat Fasilitas Pinjaman Baru US$250 Juta

Senin, 26 September 2011 11:24 WIB


PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), perusahaan pengolah makanan dengan merek dagang Fiesta mendapat fasilitas pinjaman baru US$ 250 juta dari sindikasi perbankan. Pinjaman ini untuk menutup utang perseroan di 2007.

Menurut Presiden Direktur CPIN T. Thomas Effendy, utang US$ 250 juta selain untuk refinancing, juga sebagai belanja modal dan kebutuhan modal kerja.


Adapun 13 bank yang terlibat dalam fasilitas pinjaman adalah Citi Indonesia (selaku koordinator), PT Bank Central Asia Tbk, DBS Bank Ltd, PT Bank Mandiri Tbk, Sumitomo Mitsui Banking Corporation cabang Singapura, PT Bank ICBC Indonesia, PT Bank Mizuho Indonesia, PT ANZ Panin Bank, PT Bank Rabobank International Indonesia, PT Bank Commonwealth, Chang Hwa Commmercial Bank Ltd, Mega International Commercial Bank Co Ltd, dan Cathay United Bank.

Dalam pinjaman kali ini, Citi bertindak sebagai koordinator pinjaman. Kemudian BCA, DBS, serta Bank Mandiri sebagai joint Mandated Lead Arrangers dan Bookrunners.

Status dari fasilitas pinjaman ini adalah tanpa penjaminan aset perseroan atau unsecured basis. Pinjaman terdiri dari amortizing term loan facility senilai US$ 100 juta dalam mata uang rupiah dan dolar AS. Amortizing term loan facility memiliki jangka waktu lima tahun.

Kemudian sisanya, merupakan revolving credit facility US$ 150 juta. Tingkat pengembalian tiga tahun, dan atau opsi dua tahun perpanjangan dengan diskresi dari kreditur.

"CPIN memutuskan untuk memperbesar jumalah fasilitas dari jumlah awal setara US$ 200 juta menjadi US$ 250 juta," ucap Head of Global Banking Citi Indonesia Kunardy Lie.

No comments: