Friday, August 26, 2011

Laba Bersih Melesat 362%, UNSP Belum Beri Sinyal Buy


Jumat, 26 Agustus 2011 10.27 WIB
PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk (UNSP) mencatat laba Rp 218,62 miliar di semester I-2011. Laba melesat 362,58% dari periode yang sama tahun lalu Rp 47,26 miliar. Menurut laporan keuangan UNSP yang dipublikasikan (26/8), peningkatan kinerja perseroan terdorong oleh kenaikan pendapatan dari Rp 1,134 triliun di semester I-2010 menjadi Rp 2,303 triliun di semester I-2011.

Usai terpangkas beban penjualan Rp 1,46 triliun, laba kotor UNSP hingga Juni 2011 mencapai Rp 840,262 miliar. Laba ini naik 85,27% dari periode yang sama tahun lalu, Rp 453,52 miliar.Adanya kenaikan pendapatan selisih kurs Rp 123,51 miliar dan nihilnya amortisasi goodwill pada semester ini, menjadikan kinerja perseroan makin apik. Posisi laba usaha mencapai Rp 654,103 miliar atau naik tinggi 101,18% dari periode sebelumnya Rp 325,13 miliar.

Perdagangan hari ini, saham UNSP ditransaksikan pada harga Rp375 per lembar (26/8). Indikator stochastic cenderung melemah walaupun ada penguatan pada perdagangan dua minggu lalu. Begitu juga dengan indikator MACD dimana garis MACD masih berada di bawah trigger line-nya dan masih meneruskan pelemahannya. Dengan colume yang mengecil, EMA 5 belum menandakan adanya rebound terhadap EMA 20.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa UNSP masih akan melemah seiring dengan sentiment negatif yang diberikan oleh bursa global. Namun dengan performa keuangan pada semester pertama 2011, potensi reboun sangatlah besar, melihat UNSP yang terus turun ke level terendahnya. Dengan support  pada level 350 dan resistance 390, disarankan untuk wait and see hingga adanya sinyal rebound.

No comments: