Wednesday, December 14, 2011

Cari Pinjaman Dana USD 60 Juta, KBRI Tidak Bertenaga

Rabu, 14 Desember 2011 11:15 WIB

(Vibiznews - Stocks) - PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI), dari keterangan direktur KBRI, Ito Prawiro kemarin (13/12) menyatakan bahwa perseroan tengah mencari pinjaman sebesar USD60 juta.

Untuk saat ini mereka masih melakukan negosiasi dengan bank lokal. Dana itu sendiri rencananya akan digunakan untuk menyelesaikan pembangunan paper machine (PM) 2. Diharapkan kucuran dana ini paling lambat akan didapatkan pada semester I-2012 mendatang. Ia menambahkan bahwa saat ini pembangunan PM 2 telah mencapai 85%-90%.

PM 2 sendiri dilansir dapat melakukan produksi hingga 15.000 ton per tahun. Padahal, produksi perseroan saat ini hanya 700–800 ton per bulan. Oleh karena itu, ia menyatakan jika tidak mendapatkan pinjaman, maka mereka akan mencoba untuk menggandeng partner strategis.

Secara teknikal, saham ini telah cukup lama bergerak sideways, yakni dari September lalu.Saham ini berada dalam trend bearish dengan support dan resistance pada Rp. 50,00- Rp. 60,00.
Pergerakan saham KBRI yang sangat stagnan ini mungkin disebabkan dari rendahnya kinerja perusahaan. Pada Q3 ini, jumlah aset perseroan turun 29,99% menjadi sebesar Rp746,26 miliar serta pendapatan usaha turun drastis sebesar 86,38% menjadi Rp7,97 miliar dari sebelumnya Rp58,52 miliar.

No comments: