Sayangnya, hingga saat ini (Q3 2011), perseroan membukukan penurunan laba bersih sebesar 59,97% menjadi Rp30,29 miliar dari periode yang sama 2010 sebesar Rp75,67 miliar. Pendapatan perusahaan sendiri hingga saat ini baru sebesar Rp3,13 triliun dari target sepanjang 2011 senilai Rp7,4 triliun. Target laba bersih ADHI sendiri ditahun 2011 ini adalah sebesar Rp184 miliar.
Secara fundamental, sampai kuartal ketiga 2011 ini perusahaan memiliki ROA dan ROE sebesar 0.73 % dan 4.77%, jauh dibawah WIKA (3,98% dan 13,73%) serta PTPP ( 1,39% dan 6,44%). Selain itu, PER nya juga sangat tinggi yakni 21,57x berbanding WIKA 10,37x dan PTPP 19,33x. Oleh karena itu, saham ini kurang menggiurkan untuk dikoleksi.
Dari sisi teknikal, indikator ichimoku mengindikasikan ADHI berada pada trend bearishnya dengan support dan resistance Rp. 450,00 – Rp. 560,00.
Lihat Analisis Vibiz Research
No comments:
Post a Comment