Dengan peertumbuhan aset perseroan sebesar Rp10,04 trilun, pada kuartal ketiga ini perseroan mampu mengantongi laba bersih sebesar Rp448,8 miliar. Laba operasional pun naik menjadi rp633,6 miliar. Dengan pertumbuhan tersebut maka tingkat ROE naik menjadi 12,22% dan ROA menjadi 5,96%.
Turun drastis dalam sepekan terahir, saat ini APLN berada pada level 300 (28/11). Indikator stochastic memberikan sinyal bearish, dimana trend telah berada di area oversold pada kisaran 15%. Begitu juga dengan MACD, dimana trend terseret oleh histogram negatif yang memanjang. Sedangkan dalam trend tahunannya, APLN cenderung bearish dimana candle stick bergerak menjauh dibawah EMA 200.
Lihat Analisis Vibiz Research
No comments:
Post a Comment