Meningkatnya penjualan tersebut didongkrak oleh naiknya harga jual produk utama perseroan yaitu polyester dimana harganya mencapai US$2,2 per kilogram. Akibat dari naiknya harga jual polester tersebut, maka pendapatan yang diraih perseroan dari penjualan polyester naik hingga 22,22%.
Memiliki Tingkat likuiditas yang kecil membuat pergerakan saham TFCO memiliki trend yan g tidak stabil. Namun jika dilihat dari pertengahan tahun 2011, TFCO cenderung melemah. Indikator stochastic memberikan sinyal bearish dimana dua hari lalu terjadi deadcross. Begitu juga dengan MACD dimana trend sideway tertekan turun oleh histogram yang mulai memendek.
Lihat Analisis Vibiz Research
No comments:
Post a Comment