Kamis, 24 November 2011 14:00 WIB
(Vibiznews-Stocks) PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menyatakan tetap memasukkan rencana pertumbuhan anorganik dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) di 2012, yaitu rencana akuisisi sebuah bank yang bergerak di segmen retail dan mikro. Walaupun menurut Direktur Keuangan Bank Mandiri Pahala N Mansyuri rencana itu belum pasti dilakukan di 2012.
"Di RBB tetap kita masukkan, tapi tentunya tergantung kesesuaian apakah cocok untuk alasan strategis kita, kondisi keuangan, tapi kalau rencana pertumbuh nonorganik selalu ada," ungkapnya di Jakarta, Rabu kemarin (23/11).
Ia juga menyatakan bahwa perseroan optimis loan to deposit ratio (LDR) di tahun depan akan meningkat sekitar 3% dibandingkan pada tahun ini yang mencapai 78%. "Kalau tahun ini LDR kita di kisaran 76%, tahun depan di kisaran 81%, atau naik 3%. Setidaknya flatlah," ujarnya lebih lanjut.
Disamping itu, BMRI juga optimis akan rasio kecukupan modal (CAR) mereka. Sampai dengan September kemarin, BMRI memiliki CAR di 16%. Oleh karena itu mereka optimis sampai dengan tahun depan akan terus berada diatas 14%.
Secara teknikal, saham ini berada pada trend bearishnya. Dari indicator MACD, saham ini juga memiliki histrogram negative yang memanjang, Supportnya berada pada level Rp. 6350,00 dan resistancenya di Rp. 6750,00.
Sampai penutupan perdagangan sesi 1(24/11), BMRI bertengger di level RP. 6550,00, turun 100 poin atau 1.5% dari penutupan perdagangan kemarin. Saham ini juga telah diperdagangkan sebanyak 1571 kali dengan total volume 43455 lot dan total value Rp. 143.154 juta.
No comments:
Post a Comment