Thursday, November 10, 2011

Cadangan Timah Melimpah, Wait and See Untuk TINS

Jumat, 11 November 2011 09:50 WIB


(Vibiznews-Stocks) PT Timah Tbk  ( TINS) telah berhasilkan membukukan kenaikan laba bersih sebesar 80,86% menjadi Rp859,83 miliar diabnding periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp475,39 miliar.Di samping itu, TINS sampai bulan Oktober 2011 ini juga  memiliki cadangan timah mencapai 8.498 ton. Perseroan juga telah merealisasikan biaya operasi senilai Rp34,73 miliar dan biaya belanja modal (capex) sebesar Rp27,74 miliar.

Sekretaris Perusahaan TINS,  Abrun Abubakar, dalam keterbukaan informasi BEI di Jakarta, Kamis (10/11), mengatakan bahwa  kegiatan eksplorasi pada Oktober 2011 lalu sebagian besar masih melanjutkan eksplorasi yang dilaksanakan pada September 2011.

Lebih lanjutnya, aktivitas eksplorasi berupa bor pemantapan untuk alokasi rencana kerja Kapal Isap Produksi (KIP)dan Kapal Keruk (KK) pada daerah operasi perlindungan di perairan bangka Barat yang dilakukan oleh 1 Kapal Bor Mitra. Sedangkan untuk Kapal Geotin I dan Kapal Geotin II melakukan aktifitas bor pemantapan di perairan Bangka Selatan dan pemboran laut oleh Kapal Bor Mitra di Perairan Kundur untuk bulan Oktober tidak berjalan lagi karena terkait selesainya kontrak meter bor semejak akhir Juli 2011. Untuk pemboran di darai diarahkan untuk pemboran pemantapan yaitu berupa penyiapan RK dan pemanduan penambangan tambang darat serta bor pemantapan untuk persiapan tambang besar. Sementara itu untuk rencana kegiatan eksplorasi pada bulan November 2011, pemboran produksi dan pemboran pemantapan dilaksanakan oleh 1 kapal Bor Mitra di Perairan Bangka Barat.

Secara fundamental, saham ini memiliki ROA dan ROE diatas pesaing sejenisnya yaitu INCO dan ANTM, dimana ROA dan ROE TINS secara berturut-turut adalah sebesar 23.36% dan 31.15% berbanding INCO 19.97% dan 26.04% dan berbanding ANTM 13.67% dan 17.57%. Jika dilihat dari PERnya, saham ini juga memiliki PER yang cukup rendah yakni 6.75x berbanding INCO 8.66x dan ANTM 9.5x.

Secara teknikal, ichimoku menunjukkan bahwa saham ini masi berada pada trend bearisnya,diimana support dan resistancenya berada pada Rp. 1870.00- Rp. 2070,00.
Lihat Analisis Vibiz Research

No comments: