PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) memprediksikan bahwa kontribusi bisnis oleochemical mencapai 50% pada tahun 2012 nanti. Perseroan yakin dengan kontribusi saat ini hanya 9%, pada tahun depan akan meningkat jauh. Peningkatan ini sejalan dengan beroperasinya pabrik penyulingan (refinery) dan pabrik yang menghasilkan glyserin pada tahun 2012.
Perseroan menargetkan pada tahun ini total volume oleochemical dapat mencapai 320 ribu ton, naik dari tahun sebelumnya yang hanya 255 ribu ton. Saat ini perseroan hanya dapat menghasilkan 45 ribu ton per tahunnya, namun perseroan optimis kedepannya UNSP mampu menghasilkan oleochemical hingga 300 ribu ton per tahunnya.
Naik 5 poin dari pembukaan pagi ini, pada 10.00 waktu JATS, UNSP ditransaksikan pada level 285 per lembarnya (7/10). Indikator stochastic memberikan sinyal rebound dimana garis %K telah memotong keatas garis %D. Begitu juga dengan MACD, meskipun trend belum mengkonfirmasi bullish namun histogram negatif sudah memendek. Sedangkan dalam trend tahunannya, UNSP masih mengalami downtrend sejak pelemahannya awal september lalu.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting berpendapat bahwa dalam waktu dekat UNSP akan mencoba untuk naik namun terbatas. Peningkatan performa keuangan pada paruh pertama 2011 berpotensi mengangkat UNSP dari koreksinya. Dengan support pada level 228 dan resistance di 350 disarankan untuk wait and see.
No comments:
Post a Comment