PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) segera meluncurkan dua cluster baru di kawasan Summarecon Bejasi pada ahir Oktober nanti. Dengan total investasi hingga Rp100 miliar tersebut, perseroan menargetkan penjualan mencapai Rp550.
Tercatat pada laporan keuangan paruh pertama tahun 2011, aset perseroan meningkat 36,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi Rp6,99 triliun. Total ekuitas juga mengalami peningkatan sebesar 12,34% menjadi Rp2,25 triliun. Laba bersih perseroan naik 52,66% menjadi Rp155,1 miliar. Dengan pertumbuhan tersebut tingkat ROE naik menjadi 13,31% dan ROA menjadi 4,44% (yoy).
Menguat dalam dua minggu terahir, hari ini SMRA dibuka pada level 1.100 (18/10). Indikator stochastic memberikan sinyal reversal pada area overbought, dimana garis %K bergerak kebawah garis %D. Penguatan trend MACD dalam beberapa hari terahir tertahan oleh histogram positif yang memendek. Sedangkan dalam jangka panjang trend masih bullish dimana EMA 50 bergerak diatas EMA 200.
Lihat Analisis Vibiz Research
No comments:
Post a Comment