Monday, October 10, 2011

Ganti Manajemen dan Kepemilikan Baru, INCO Siap Mengetes Resistance

Senin, 10 Oktober 2011 11.39 WIB


PT International Nickel Tbk (INCO) berencana untuk meningkatkan produksinya dalam lima tahun ke depan. Setelah berganti manajemen dan kepemilikan, perseroan langsung akan menggenjot pertumbuhan produksinya. Vale selaku pemilik saham terbesar INCO yang otomatis dilakukannya restrukturisasi langsung berbenah.

Dalam kerjasamanya dengan pemerintahan Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo selaku Gubernur Sulawesi Selatan mengungkapkan bahwa manajemen baru INCO memiliki keinginan kuat dalam upaya meningkatkan kinerja perseroan. Tambang INCO sendiri memiliki area mencapai 220 hektare yang tersebar di tiga lokasi Sulsel, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah.

Melihat kinerja perseroan pada laporan keuangan paruh pertama 2011, aset perseroan tercatat tumbuh 4,68% dibanding periode yang sama tahun 2010 menjadi Rp20.61 triliun. Total ekuitas naik tipis 1,09% menjadi Rp15,24 triliun di semester pertama 2011. Sedangkan laba bersih meningkat sebesar 3,02% menjadi Rp2,05 triliun. Namun kenaikan laba bersih tidak mampu menopang pertumbuhan aset dan ekuitas sehingga ROE turun menjadi 25,17% dan ROA menjadi 19,87% (yoy).

Memiliki trend yang bearish dsejak awal tahun, hari ini INCO dibuka pada level 2.925 per lembarnya (10/10). Indikator stochastic memberikan sinyal rebound setelah 5 hari terahir mengalami penguatan. Sedangkang MACD memberikan sinyal bullish dimana terindikasi akan adanya golden cross akibat dorongan dari histogram negatif yang terus memendek. Namun dalam jangka panjang, INCO masih berada dalam keadaan bearisg dimana EMA 50 terus bergerak menjauh dibawah EMA 200.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting berpendapat bahwa berdasarkan kinerja semester pertama 2011, pertumbuhan INCO melambat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Sehingga hal tersebut dapat menjadi tekanan jual sepanjang tahu ini. Namun dalam beberapa hari kedepan INCO berpotensi besar mengalami penguatan sejalan dengan teknikal yang bullish. Dengan support fibonaci 0,0% di level 2.525 dan resistance fibonacci 23,0% disarankan untuk buy speculative.

No comments: