PT Medco Energi International Tbk (MEDC) menjelaskan bahwa perbaikan aliran gas di Sumur Lagan Deep-1, Muara Enim, Sumatera Selatan sudah dalam tahap penyelesaian. Pipa gas yang mengeluarkan gas tidak terduga pada 13 September 2011 itu terjadi ketika proses pengeboran sumur Lagan baru mencapai kedalaman 800 meter (2.678 kaki) dengan target kedalaman 3.500 meter (11.500 kaki). Dijelaskan bahwa dalam insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, korban luka maupun korban kerusakan fasilitas.
Tercatat hingga saat ini aset perusahaan mencapai Rp20,03 triliun dengan total equity didalamnya sebesar Rp7,08 triliun. Seadangkan pada pos laba bersih, MEDC berhasil mengantongi laba sebesar Rp171,2 pada semester pertama 2011 atau naik Rp62 miliar dibandingkan periode yang sama tahun 2010. Dengan begitu maka tingkat ROE naik menjadi 2,45% dan ROA menjadi 0,85%. Jika dilihat dari harga saham, MEDC memiliki nilai PER sebesar 18,82x.
Naik 100 poin pada perdagangan saat ini (11.23 waktu JATS), MEDC dijual pada harga Rp2.250 per lembarnya. Indikator stochastic memberikan sinyal rebound dimana garis %K tengah memotong garis %D dari bawah. Kemudian pada indikator MACD, trend bearish selama dua pekan terahir terangkat oleh histogram negatif yang memendek. Namun jika dilihat dari trend major, MEDC memiliki trend bearish dimana EMA 50 masih bergerak menjauhi EMA 200 di bawah.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memprediksika bahwa dalam sementara waktu MEDC akan menguat seiring dengan sentimen global yang membaik. Namun hal tersebut (krisis Eropa) masih menjadi kehawatiran investor karena dapat memberikan tekanan buruk bagi penguatan IHSG. Dengan support pada level 1.980 dan resistance di 2.350 disarankan untuk sell on high.
No comments:
Post a Comment