Rabu, 10 Agustus 2011 16.42 WIB
(vibiznews – stock) PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) mengalami kemerosotan laba sebesar 76,6% menjadi US$ 14,352 juta di triwulan I-2011 dibandingkan perolehan laba tahun lalu pada periode yang sama US$ 61,43 juta. Laba perusahaan merosot karena pendapatan usaha yang turun dibarengi dengan beban usaha langsung serta beban umum dan administrasi yang naik signifikan.
Seperti dikutip dari laporan kinerja keuangan perseroan , Rabu (10/8/2011), dimana pendapatan usaha perseroan di tiga bulan pertama tahun ini turun tipis dari periode sebelumnya tahun lalu US$ 161,553 juta menjadi US$ 159,824 juta pada tahun ini. Perseroan juga mencatat kenaikan beban umum dan administrasi menjadi sebesar US$ 7,387 juta dibandingkan tahun lalu US$ 6,276 juta. Hal ini membuat laba perseroan kembali merosot menjadi US$ 18,04 juta dari periode yang sama tahun sebelumya US$ 24,282 juta.
Pada perdagangan sesi kedua hari ini (10/8) saham BLTA menguat 10 poin ke level Rp 255 dan telah ditransaksikan 177 kali dengan volume 14.090.000 lembar saham dan nilai dari transaksi saat ini mencapai Rp 3,62 miliar. Secara technical BLTA sedang dalam trend bearish dimana indikator stokastik menunjukkan saham BLTA mendekati area oversold menunggu saat yang tepat untuk memiliki BLTA. Garis support-resistance berada antara Rp 249-Rp 285.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting merekomendasikan untuk wait and see terhadap saham BLTA karena tercatat dari sisi fundamental BLTA ti agak kurang performed. Tingkat return BLTA per .semester 1terpantau berada dalam posisi negatif atau masih relatif paling rendah diantara saham sejenis lainnya.. BLTA memiliki -5,45% (ROA) dan -22,57% (ROE) serta tingkat PER -1,64x.read more...
No comments:
Post a Comment