(Vibiznews - Stocks) Emiten CPO, PT Astra Agro Lestari tbk (AALI) kabarnya sukses membukukan kenaikan produksi sebesar 6,9% menjadi 785.945 ton sepanjang tahun ini. Angka tersebut merupakan produksi 9 bulan pertama tahun ini yang naik dari periode sama tahun lalu sebesar 735.497 ton
Pihak perseroan menyatakan bahwa kenaikan produksi CPO ini seiring dengan meningkatnya produksi tandan buah segar (TBS) inti AALI 10,6 % dari 2,19 juta ton menjadi 2,42 juta ton sepanjang 9 bulan pertama tahun ini. Dimana wilayah-wilayah yang memberikan peningkatan produksi signifikan berasal dari Kalimantan 24,1% dan Sulawesi 7,2%. Sedangkan Wilayah Sumatera malah membukukan penurunan produksi 5,3%..
Untuk Kuartal III tahun ini saja AALI memproduksi 1,14 juta ton TBS, naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya sebesar 987.149 ton. Sampai akhir tahun ini, produksi CPO dunia diperkirakan akan naik 2,9% menjadi 44,35 juta ton. Tingkat konsumsi CPO juga diprediksi meningkat lebih tinggi dibandingkan tingkat produksi sekitar 5,5% menjadi 44,9 juta ton. Begitu pula dengan harga CPO yang mulai merangkak naik, bahkan diprediksi bisa mencapai US$ 700 per ton
Analis Vibiz Research unit dari Vibiz Consulting melihat industry CPO memang semakin menggeliat pada akhir tahun ini dan awal tahun depan. Harga minyak mentah dunia yang diprediksi akan mulai naik seiring dengan tingginya permintaan menyusul cuaca dingin di Wilayah AS berdampak positif pula bagi harga CPO. Perbaikan ekonomi dunia juga berdampak positif bagi tingkat pemintaan CPO dunia yang tercatat.
sumber: vibiznews.com
No comments:
Post a Comment